Tuesday, August 17, 2010

Beer's VS Card = zzz

bir dingin :))
barang bukti
Kejadian langka ini berlangsung pada tanggal 16 Agustus 2010 pukul 01.00 dini hari hingga matahari terbit. Semua ini di mulai ketika saya d kosan, teman saya sebut saja "Andriy" (nama samaran-red) datang ke kos untuk mengajak nongkrong sambil berbagi cerita. Sebelum kami cabut dari kosan, si Andriy memamerkan lagu baru yang telah dibuatnya, maklum kami adalah para musisi amatir. Ketika sedang memamerkan aksi solo gitarnya [wow~!], tiba-tiba dia terhenti kemudian memegang hapenya dengan tampangnya yang cukup bodoh. Andriy mengubah rencana semula, lalu dia mengajak untuk ke rumah "Alex" (salah satu teman kami, nama samaran juga-red) katanya si Alex ini lagi di rumah sendirian, jadi kami kesana untuk menemani Alex yang takut di rumah sendiri. Yasudah, tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan, dan kami pun berangkat. Sesampai di depan rumah Alex, kami berhenti sejenak untuk mengamati keadaan sekitar, sepertinya ada yang tidak beres dengan keadaan rumah ini. Dan ternyata benar!!! rumah ini memang tidak beres. Tidak ada seorang pun di rumah ini. Spontan saya marah sama si Andriy, katanya si Alex udah di rumah tapi kok ga ada orang sama sekali? benar-benar aneh malam ini. Ketika itu juga bulan sedang dalam wujud purnama, apa yang terjadi pada Alex? Tiba-tiba terdengar suara motor yang tidak beraturan, terlihat seperti tidak terkontrol, ada 2 orang yang mengendarai motor tersebut, wajahnya tidak begitu jelas, hanya terlihat samar-samar. Lampu motor yang menyorot tidak karuan itu membuat kami semakin tidak bisa melihat dengan jelas dan merekapun semakin mendekat pada kami. Angin mulai berhembus perlahan, dahan-dahan menjatuhkan daunnya yang sudah kering. Pengendara motor itu berteriak, mencoba untuk mengatakan sesuatu tetapi tidak dapat terucap dengan jelas, apakan pendengaran kami yang kurang baik atau memang dia yang idiot. Ckiiiitttttt, suara rem yang memekikkan telinga, dan kedua pengendara motor itupun tertawa sangat lebar. WTF!!! ternyata mereka adalah Alex dan Ujang (teman Alex, nama samaran-red). Bau-bau semacam jahat tercium melalui hidung kami. Astagadragon, Alex sudah mabok sodara-sodara!! -,- Yah, langsung saja kami menyuruh Alex masuk rumahnya sendiri begitu juga dengan Ujang, tapi sayangnya Ujang menolak, dia lebih memilih untuk pulang ke rumahnya sendiri saja (good choice Ujang.. ^^). Sedikit was-was memang ketika kami melihat Ujang meninggalkan rumah Alex dengan gaya menyetir yang sempoyongan itu. Kasihan. Yakk! kami sudah berada di dalam rumah Alex, berhubung kami bertiga adalah para musisi amatir, dan ketika itu pula kami sedang melihat seperangkat alat musik, spontan saja kami bermain musik sejenak ;p. Lama-lama kami eneg juga melihat wajah Alex yang selalu tersenyum dengan tampang idiotnya. Lalu kami [saya dan Andriy] memutuskan untuk membeli seperangkat bir dingin demi mengimbangi wajah Alex yang selalu tersenyum. Quarter pertama 2 botol heineken. Awalnya kami minum di depan CK, tapi karena sedang bulan purnama lalu kami diusir oleh mas-masnya yang jaga. Sialan -,-. Dengan terpaksa kami melanjutkan acara tak resmi kami ke rumah Alex. Karena judul tulisan kali ini adalah "Beer's VS Card = zzz" maka tidak afdol jika saya tidak menuliskan tentang kartu dalam cerita kali ini. Tepat sekali! sambil minum bir, sambil main kartu. Permainan berlangsung sangat sengit sodara-sodara!! tiba-tiba semua bir dalam botol yang sudah kami beli itu hilang entah kemana (masuk ke perut kali yee.. :p ) Akhirnya kami memutuskan untuk beli lagi. Kali ini kami membeli menggunakan motor si Alex, berboncengan bertiga layaknya orang homo >.< Namun perjalanan yang kami idamkan tidak berlangsung sebegitu mulusnya. Sialan!! ban motornya kempes!! dengan terpaksa kami berjalan kaki. Haduhhh... T.T Sialnya lagi, ketika kami berjalan di depan masjid persis, Alex mau muntah. Waduhh!! gawat darurat tingkat tujubelas!! kalo sampai Alex muntah di depan masjid bisa di hajar massa nih kita. :@ Dengan sekuat tenaga saya meyakinkan Alex supaya dia tidak muntah, at least setelah kami melewati masjid. Huwf, nyaris saja, untung Alex masih bisa mengontrol muntahnya. Kemudian kami berjalan dan berjalan lagi, hingga akhirnya sampai rumah Alex dan kami lanjut minum sambil main kartu. Cihuyy!! :) Tidak tau kenapa, tiba-tiba suasana jadi berubah. Alex langsung terjatuh di kasurnya, suara ngorok yang mistispun menyusul. Kini tinggal saya dan Andriy yang masih tersisa. Arrgghhh, sepertinya ada sesuatu yang menyerang otak kami. Kami pun tidak tau apa yang selanjutnya terjadi. Hanya ada satu saksi bisu saat itu. Hanya video ini yang tersisa, apakan video ini dapat menjelaskan sesuatu? silahkan lihat video dibawah ini!!!

3 comments:

  1. IIIIIEEEEEUUUUUUHHHHHHH!!!!!!!!!
    sumpah!najong banget!
    mana kumismu ntu ga nguatin amat, kal!!

    ReplyDelete
  2. hahaha..
    biarin..
    wekkk
    :p
    kan aq dah bilang kalo komisku gondrong..
    wakakakka

    ReplyDelete
  3. huahahaha so faak
    ngakak gw,.alex menikmati baunya!!

    ReplyDelete